Fitur pertama yang diperkenalkan oleh Apple terhadap seri Macbook
Pro adalah penambahan chipset Intel Ivy Bridge dan RAM 8 GB. Kedua,
penambahan performa pada kemampuan grafis sebesar 60% dari seri
terdahulunya. Ketiga, mengubah koneksi USB mereka menjadi USB 3.0 untuk
menjamin kecepatan transfer data. Hebatnya lagi, seri terbaru ini tetap
memiliki optical drive. Prosesornya mampu menampilkan power sampai 3,7
GHz yang setara dengan seri terbaru Alienware MX14 yang pernah kita
bahas beberapa waktu lalu.
Secara spesifik, Macbook Pro orisinil diperkuat dengan chipset Ivy
Bridge, dengan prosesor Quad-Core i7 2,7 GHz dan RAM-nya mampu
ditingkatkan sampai 16GB. Bila Anda mampu mengupgradenya sampai
maksimal, maka Anda adalah pemilik Macbook Pro paling kuat di muka Bumi.
Buat yang doyan main game, Macbook Pro bisa menjadi pilihan tepat
dengan seri kartu grafis Nvidia Kepler GT640M GPU. Kapasitas penyimpanan
hardisknya juga sungguh lega: 768GB. Tak masalah buat game-game masa
kini yang meminta lapak sangat banyak di hard drive.
Berbicara desain, seri Macbook terkenal dengan ke-slim-annya, tak
terkecuali dengan seri terbaru ini. Macbook Pro dibuat hampir setipis
Macbook Air, yaitu 1,8 cm, hanya lebih tebal 1 mm dari Macbook Air.
Beratnya pun hanya 2 kilogram saja. Cocok untuk ditenteng kemana-mana
tanpa membuat pegal.
Bagaimana dengan kualitas layar? Apple menjawab doa para fanboy,
sebab Macbook Pro akhirnya memiliki display Retina! Resolusinya 2880 x
1800 dengan kedalaman 220ppi. Sejauh pengamatan kami, inilah resolusi
paling tinggi di antara notebook-notebook yang beredar di pasaran.
Konektivitas Macbook Pro seri baru ini tergolong sangat lengkap dan
cepat. Terdapat slot untuk membaca SD card, HDMI, USB 3.0 dan koneksi
Thunderbolt. Dengan body setipis ini, tampaknya mustahil untuk menambah
konektivitas lain ke dalamnya, namun Apple punya cara jitu untuk
menambahkan ekstra ethernet RJ-45 dan firewire, yaitu dengan penambahan
adapter Thunderbolt tersebut.
source : http://google.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar